HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN DURASI KERJA TERHADAP GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA WANITA USIA SUBUR YANG BEKERJA

Penulis

  • Pebrinawanti Br Saragih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan
  • Masni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan

Kata Kunci:

siklus menstruasi, aktivitas fisik, durasi kerja

Abstrak

ABSTRACT

The hallmark of a woman when she enters adulthood is the occurrence of menstruation. Disrupted menstrual cycles can be influenced by several factors such as age, weight, physical activity, stress levels, genetics and nutrition. Physical activity and duration of work that trigger stress can affect the menstrual cycle. This research method uses a cross sectional approach. The sampling technique was carried out by purposive sampling totaling 40 female respondents of childbearing age who worked in the city of Medan. The results showed that the majority of physical activity was at a severe level and experienced menstrual cycle disturbances (37.50%), and work duration of more than 8 hours also experienced the most menstrual cycle disturbances (37.50%). The chi-square test of physical activity with menstrual cycle disturbances yielded a significance of 0.003 < α : 0.05 and duration of work with menstrual cycle disturbances yielded a significance of 0.013 < α : 0.05. There is a relationship between the level of physical activity and the duration of work on menstrual cycle disorders.
Keyword : menstrual cycles; physical activity; work duration

 

ABSTRAK

Ciri khas seorang wanita ketika memasuki masa kedewasaan adalah terjadinya menstruasi. Siklus menstruasi yang terganggu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, berat badan, aktivitas fisik, tingkat stres, genetik dan gizi. Aktivitas fisik dan durasi kerja yang memicu stres dapat berpengaruh pada siklus menstruasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling berjumlah 40 responden wanita usia subur yang bekerja di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas fisik mayoritas ada di tingkat berat dan mengalami gangguan siklus menstruasi (37,50%), serta durasi kerja yang lebih dari 8 jam juga yang paling banyak mengalami gangguan siklus menstruasi (37,50%). Uji chi-square aktivitas fisik dengan gangguan menstruasi ditunjukkan dengan signifikansi 0,003 < α : 0,05 dan durasi kerja dengan gangguan siklus menstruasi dihasilkan signifikansi 0,013 < α : 0,05. Terdapat hubungan tingkat aktivitas fisik dan durasi kerja pada gangguan siklus menstruasi.
Kata kunci : siklus menstruasi; aktivitas fisik; durasi kerja

Referensi

Anindita P, Darwin E, A. A. (2016). Hubungan Aktivitas Fisik Harian dengan Gangguan Menstruasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jurnal Kesehat Andalas., 5, 522–7.

Indiarti, M. (2017). Buku Babon Kehamilan. Indoliterasi.

Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN). (2019). Pedoman Strategi & Langkah Aksi Peningkatan Aktivitas Fisik. NASPA J., 4.

Kusumawati, D., Faridah, U., & Ardiyati, R. A. (2021). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Ma Ma ’ Ahid Kudus. 2014–2017.

Mahitala, A. (2015). Hubungan Aktivitas 5 Fisik Dengan Gangguan Menstruasi Wanita Pasangan Usia Subur Di Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Masyarakat (EJournal), 3.

Naibaho, W. N. K., Riyadi, S., & Suryawan, A. (2014). Hubungan Antara Tingkat Aktivitas Fisik Dan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di Sma Warga Kota Surakarta. Nexus Kedokteran Komunitas, 162–169.

Omidvar, S. Et Al. (2019) „Association Between Physical Activity, Menstrual Cycle Characteristics, And Body Weight In Young South Indian Females‟, International Journal Of Women‟S Health And Reproduction Sciences, 7(3), Pp. 281–286. Doi: 10.15296/Ijwhr.2019.47

Prestyani, Nurrohmah Dwi, Rumpiati, & Yunitasari, N. (2017). Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri. Journal Of Chemical Information And Modeling, 9, 1689– 1699.

Purwati, Y., & Muslikhah, A. (2021). Gangguan Siklus Menstruasi Akibat Aktivitas Fisik Dan Kecemasan. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 16(2), 217–228. Https://Doi.Org/10.31101/Jkk.1691 Rahmawati, D. A. (2020). Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Siklus Menstruasi Pada Pekerja Wanita Sektor Formal Di Kabupaten Magelang Tahun 2020. Universitas Muhammadiyah Magelang, 4–11.

Sari, I. M. (2016) „Hubungan Tingkat Stres Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Mahasiwsi Diploma Iv Bidan Pendidik Tingkat Akhir Di Universitas ‟Aisyiyah Yogyakarta‟, Repository Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Available At: Http://Digilib.Unisayogya.Ac.Id/2191/

Wulan, E. P., Ningsih, N. And Adhisty, K. (2019) „Analyze Stress Factors And Physical Activities On The Menstrual Cycle Of Female Student In Sma Negeri 1 Palembang And Sma Taruna Indonesia‟, Seminar Nasional Keperawatan “Penguatan Keluarga Sebagai Support System Terhadap Tumbuh Kembang Anak Dengan Kasus Paliatif”, Pp. 72–78.

Yazid, M. Et Al. (2014) „Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di Sma Warga Kota Surakarta‟, Jurnal Teknologi Kimia Dan Industri, 2(1), Pp. 1–7. Available At: Https://Www.Scopus.Com/Inward/Record.Uri?E Id=2-S2.0- 33645547325%7b&%7dpartnerid=40%7b &%7dmd5=5c937a0c35f8be4ce16cb392381256da%0ahttp://Jtk.Unsri.Ac.Id/Index.Php/Jtk/Article/View/4/ 6%0ahttp://Dx.Doi.Org/10.1016/J.Biortech.20 08.12.046%0ahttp://Dx.Doi.Or G/10

Unduhan

Diterbitkan

28-04-2023

Cara Mengutip

Br Saragih, P., & Masni. (2023). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN DURASI KERJA TERHADAP GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA WANITA USIA SUBUR YANG BEKERJA. Midwifery : Jurnal Kebidanan Dan Sains, 1(1), 9–14. Diambil dari https://ejournal.ypayb.or.id/index.php/midwifery/article/view/2