HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KEPUTIHAN TERHADAP PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PEREMPUAN DI SMA PENCAWAN
Kata Kunci:
Pengetahuan, Sikap, Pencegahan keputihanAbstrak
ABSTRACT
Adolescent girls experience puberty which is marked by menstruation. During menstruation some teenage girls can experience vaginal discharge. Most do not have good knowledge and a positive attitude about leucorrhoea and how to prevent it. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of young women about leucorrhoea and prevention of leucorrhoea. This research is an analytic research with cross sectional approach. The research was conducted at Pencawan High School. The population of this research was 82 students of class X and XI and 69 people were used as samples. Data analysis used univariate analysis, bivariate analysis with chi-square with a confidence level of 95% (a-0.05). The results showed that most of the female adolescents had poor knowledge about vaginal discharge 81.2% and a small proportion had good knowledge 18.8 %. The attitude of young women about vaginal discharge was mostly negative 53.6% and a small portion was positive 46.4%. There is a significant relationship between girls' knowledge of leucorrhoea and prevention of leucorrhoea at Pencawan High School, with a p-value = 0.004 <0.05. There is a significant relationship between the attitudes of young women about leucorrhoea and prevention of leucorrhoea at Pencawan High School, with a p-value = 0.000 <0.05. It is suggested to all Pencawan Medan High School students to seek accurate information about vaginal discharge through books as well as print and electronic media. And it is recommended that all female students do a good leucorrhoea prevention while maintaining personal hygiene, especially the female area.
Keyword : Knowledge; Behavior; vaginal discharge
ABSTRAK
Remaja perempuan mengalami pubertas yang ditandai dengan menstruasi. Pada saat menstruasi sebagian remaja perempuan dapat mengalami keputihan. Kebanyakan tidak memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif tentang keputihan dan cara pencegahannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja perempuan tentang keputihan dengan pencegahan keputihan. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di SMA Pencawan. Populasi penelitian ini siswi kelas X dan XI sebanyak 82 orang dan yang dijadikan sampel sebanyak 69 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (a-0,05) Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja perempuan memiliki pengetahuan kurang tentang keputihan 81,2% dan sebagian kecil memiliki pengetahuan baik 18,8%. Sikap remaja perempuan tentang Keputihan sebagian besar bersikap negatif 53,6% dan sebagian kecil bersikap positif 46,4%. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja perempuan tentang keputihan dengan pencegahan keputihan di SMA Pencawan, dengan nilai p-value =0,004<0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap remaja perempuan tentang keputihan dengan pencegahan keputihan di SMA Pencawan , dengan nilai p-value =0,000<0,05. Disarankan kepada seluruh siswi SMA Pencawan Medan agar mencari intormasi yang akurat tentang keputihan melalui buku maupun media cetak dan elektronik. Dan disarankan agar seluruh siswi melalukan pencegahan keputihan yang baik yam dengan tetap menjaga personal hygiene khususnya daerah kewanitaan.
Kata kunci : Pengetahuan; Sikap; Pencegahan keputihan
Referensi
Abrori, Dkk. (2017). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Keputihan Patologis Siswi SMAN 1 Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara. Unnes Journal of Public Health 6 (1) (2017).
Azizah, N. 2015. Karakteristik Remaja Putri Dengan Kejadian Keputihan Di Smk Muhammadiyah Kudus. Jurnal JIKK, 6 (1): 57-78.
Azwar, S. (2013). Sikap manusia: teori dan pengukurannya (edisi ke-2). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hidayat, A. Alimul Aziz. (2014). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data: contoh analisis studi kasus. Jakarta: Salemba Medika.
Manuaba, I.A.C., dan Manuaba I.B.G.F. 2009. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: EGC.
Marmi. (2013). Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Mokodongan, M.H., Wantania, J., dan Wagey, F. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Dengan Perilaku Pencegahan Keputihan Pada Remaja Putri. Jurnal e-Clinic (eCl), 3 (1): 272-276.
Prayitno, S. 2014. Buku Lengkap Kesehatan Reproduksi Wanita. Jogjakarta: Saufa.
Purwoastuti, E., dan Walyani, E.S. 2015. Panduan Materi Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
Putri, O.A. 2013. Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Terhadap Keputihan di SMA Negeri 2 Pontianak. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Permatasari, M.W., Mulyono, B., Istiana, S. 2012. Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang personal Higiene Dengan Tindakan Pencegahan Keputihan Di SMAN 9 Semarang Tahun 2012. Jurnal Kebianan Universitas Muhammadiyah Semarang, 2 (1): 72-76
Solikhah , Rizqi, Marsito, dan Nurlaila. 2010. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Dengan Perilaku Remaja Putri Dalam Menjaga Kebersihan Diri Di Desa Bandung Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 6 (2): 63-70.
Sholikah, Anik, Widiastuti, T. 2012. Hubungan Penggunaan Pembersih Genetalia Eksterna Dengan Kejadian Keputihanpada Siswi Kelas X1 Ipa Di Sman 1 Mayong Jepara. Jurnal Kesehatan Budaya, 3 (1): 8-14.
Tulus, C.W.K. 2013. Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Dengan Terjadinya Keputihan Pada Remaja Putri Kelas XI Di SMA Kristen 1 Tomohon. Manado: Universitas Sam Ratulangi.
Utami, W. dan Riawati, D. 2014. Sikap Remaja Putri Dalam Menjaga Kebersihan Organ Genitalia Eksterna Kelas XI di SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro Wonogiri. Jurnal Kebidanan Indonesia, 6(1).
Werdiyani, N. L. Y. 2012. Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kesehatan Reproduksi Dengan Kejadian Keputihan Di Smp N 2 Bangli Bali. Yogyakarta: Universitas Respati.
Zaenafree, I. 2015. Perilaku Seksual dan Implikasinya terhadap Kebutuhan Layanan Kesehatan Reproduksi Remaja di Sekitar Lingkungan Kampus (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Negeri Semarang). Unnes Journal of Public Health, 4 (3): 1-7.